118 | Genting

1800 Words

Malam itu Maharani benar-benar tidak bisa tidur. Saat mata terpejam, bayangan kekecewaan Aylin dan orang-orang baik yang percaya padanya merenggut seluruh rasa kantuk. Namun, waktu terus berjalan dan hari semakin sunyi. Tengah malam, dini hari, lalu pagi buta ... Rani tetap terjaga. Sayang, ponsel Rani disita. Pintu kamar juga dikunci. Rani terisak lirih. Dulu tugas yang mamanya sebut tidak seburuk sekarang. Dulu Rani hanya perlu berteman akrab dengan Aylin dan bagaimana caranya supaya bisa kerja di Luxe pusat, lalu membuat kekacauan antara Atmaja Group dengan Nusantara. Rani pun merasa itu masih lama, lalu dia malah jadi nyaman dengan kondisi akrabnya dengan Aylin hingga sejenak lupa bahwa pertemanan tersebut penuh intrik plus tujuan b***t. Saking lamanya hingga selama itu pula Maharan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD