Aylin menangis sesenggukan di kamar, lalu tangisnya kembali pecah kencang-kencang macam saat di mobil. Yang Baja bawa ke dalam dekapan. Entah apa ini masih soal Maharani atau yang barusan terjadi di luar, tetapi sepertinya semua hal sedang berkecamuk di hati Aylin. Baja merasa sangat gagal jadi suami. Bukan cuma tentang tak bisa melindungi Aylin hingga kelolosan dilukai Maharani atas titah Syila—si mantan istri Baja, sampai-sampai harus keguguran, Baja pun merasa gagal jadi ayah. Baja merasa perannya dari awal sampai detik ini di hidup Aylin melempem sekali. Seperti tidak pernah mengagumkan. Aylin seakan harus menghadapi segalanya sendirian, mulai dari karakter Baja hingga permasalahan yang timbul karenanya. Padahal di sini Aylin jauh lebih muda dari usia Baja, tetapi seakan hanya Ayl

