Aksa langsung pulang ketika menerima kabar buruk dari rumahnya, dia heran sekaligus bingung dengan tingkah Sarah yang terlihat sangat panik sejak pertengkaran mereka semalam. Seolah wanita itu sudah yakin jika Aksa akan menceraikannya. Dan begitu tiba di rumah, dia terkejut melihat Ratih yang terbaring dengan kepala dibalut perban. “Ada apa sebenarnya? Kenapa kalian bisa sampai bertengkar begini?” tanya Aksa tak habis pikir. Ratih menoleh sebentar pada dua orang rekan kerjanya yang sejak tadi menemani dan membantunya, keduanya pun paham lalu segera pamit keluar dari kamarnya. Tinggal dia dan Aksa saja, barulah dia menceritakan semuanya pada Aksa. “Maaf,” ucap Ratih di akhir penuturannya. Aksa hanya bisa menghela nafas berat, dia juga iba pada Ratih yang harus menjadi korban dari keego

