Cari Tahu Tentang Kamelia.

1099 Words

Tapi, Kamelia tidak mau memanfaatkan situasi. Mana mungkin dia menceritakan semua tentang dirinya yang membutuhkan uang untuk operasi ibunya dan dia bahkan tak punya uang untuk makan. “Menyedihkan sekali!” keluhnya dalam hati. “Kamelia?” Suara bariton Aksa menginterupsi lamunannya, membuat Kamelia terperanjat. Dia menoleh pada Aksa yang sedang menatapnya dengan kening berkerut, dia tak salah lihat jika ada kecemasan di netra kelam pria setengah baya itu. “Maaf, Pak,” ucapnya lirih dengan pandangan tertunduk, tak sanggup menerima tatapan iba dari siapapun itu di kondisinya yang sekarang ini. “Katakan, Kamelia, apa masalah yang sedang kamu hadapi sekarang? Aku tulus ingin membantu,” ucap Aksa. Kamelia menggeleng lemah. “Tidak usah, Pak, saya sudah cukup berterima kasih karena Bapak su

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD