Aksa dan Kamelia berjalan bergandengan tangan memasuki restoran itu, langsung mencari meja dimana Reno sudah memesannya untuk mereka. Tapi lelaki itu sendiri rupanya belum datang. “Kemana dia?” gumam Aksa sambil melihat jam tangannya. Kamelia melihat-lihat sekeliling, memperhatikan setiap detail interior restoran yang membuatnya merasa memasuki jaman Eropa berabad-abad lalu. Terdapat banyak lukisan klasik yang menggambarkan orang-orang Eropa jaman dulu dengan pakaiannya yang khas. “Mau pesan sekarang, Sayang?” tanya Aksa pada Kamelia, ketika seorang pelayan datang menanyakan menu pesanan mereka. Kamelia menggeleng. “Nanti saja, bukannya kita masih menunggu Reno?” katanya. Aksa mengangguk setuju dengannya, dia pun memberi isyarat agar pelayan itu kembali algi nanti saja. “Kalian ser

