Bahaya Sedang Mengintai.

1117 Words

Suasana dan tata ruang kantin juga terlihat mudah diikuti, sehingga Kamelia tidak merasa bingung dan kaku untuk melihat kemana saja dia bisa memesan kopi atau mencari makanan. Dengan riang dia beberapa kue dan potongan buah-buahan yang tesedia lengkao dengan saus saladnya Hanya saja ketika dia hendak mencari kursi, Kamelia kebingungan sendiri karena tangannya kerepotan membawa gelas minuman dan makanannya. “Mari aku bantu!” Terkejut, Kamelia hanya bisa bengong ketika melihat seorang wanita berpakaian OB membantunya membawakan nampan makanannya. “Ke meja mana, Nyonya?” tanya wanita itu. Kamelia mengerjap, tersadar dari rasa kagetnya. Sejenak dia melihat sekeliling dan berhasil menemukan meja di sudut ruangan yang nyaman dan terpisah dari area karyawan yang ramai. “Ke sana, maaf!” kat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD