“Bisakah kita ke RS saja? Aku ingin menemui ibu,” pinta Kamelia pada Max. Max meliriknya dari kaca spion. “Pak Aksa memintaku mengantarkan kamu ke kosan, kamu beri kabar saja dulu padanya,” katanya. Kamelia termangu sejenak. “Aku akan mengirim pesan sama beliau nanti, jadi Pak Max tinggalkan saja aku di sana!” katanya penuh harap. Max terdiam sejenak, tampaknya berpikir mempertimbangkan permintaan Kamelia. “Baiklah!” ucapnya. Kamelia pun menghela nafas lega karenanya, berterimakasih pada Max meski hanya di dalam hati. Dia pun sedikit lebih tenang dan bisa lebih santai setelahnya. Mobil melaju tenang menuju rumah sakit tempat ibu Kamelia dirawat, gadis itu pun merasa lega sepenuhnya ketika dia turun dari mobil. “Beritahu aku jika kamu ingin pulang,” kata Max, meski Kamelia sudah menj

