Perhatian Aksa.

1160 Words

Aksa terpaku melihat Kamelia yang begitu emosi kepadanya, dia menghela nafas berat. “Terserah kamu, aku hanya ingin memastikan karyawanku bekerja dengan baik besok. Hapemu sudah sangat-sangat ketinggalan, tidak compatible untuk lahan kerja kamu yang membutuhkan gadget multitasking,” tutur Aksa dengan santai. Kamelia merapatkan bibirnya, ingin mengumpat karena Aksa menghina ponsel kesayangannya, tapi di sisi lain merasa tertampar kenyataaan. Karena dia memang sering mengalami kendala di dalam pekerjaan terdahulu, gara-gara ponselnya sudah ketinggalan jaman. Aksa tersenyum melihat Kamelia yang malah terdiam. “Sudah jangan terlalu dipikirkan, ponsel itu tidak akan aku masukkan ke dalam list daftar hutang yang harus kamu bayar itu,” ujarnya yang membuat Kamelia menoleh dengan delikan taja

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD