(++) Masalah Baru

1089 Words

Kamelia memegang ponselnya dengan tangan gemetar, dia seolah kehilangan kata-kata detik itu juga. “P-Paman … bu-bukankah rumah itu milik ibu, kenapa Paman mau menjualnya? Rumah itu nggak ada sangkut pautnya dengan hutang Ayah!” ucap Kamelia, berusaha agar suaranya terdengar tegar. “Nggak ada sangkut pautnya kamu bilang, Hah?” Kamelia memejamkan mata mendengar hardikan yang memekakkan telinga itu. Tapi dia tidak mau terdengar ketakutan meski hatinya kacau, mengingat jika sosok paman yang meneleponnya ini adalah seorang makelar tanah bertangan besi. “Iya, Paman. Bukannya Paman juga sudah sepakat untuk tidak mengganggu gugat rumah kami dan memasukannya sebagai jaminan hutang Ayah?” ucap Kamelia, perlahan membangun keberanian untuk melawan adik dari ayahnya itu. “Ha! Sudah mulai berani

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD