Sosok Ayah

1127 Words

Semalaman Aksa tak bisa melupakan Kamelia, dia tahu jika gadis itu sudah berburuk sangka terhadapnya. Mengira jika semua bantuan yang diberikan adalah bentuk suap agar bisa membujuknya untuk tidur bersamanya. “Apa aku sebrengsek itu di matamu, Kamelia?” gumam Aksa. Aksa bermaksud untuk mendatangi Kamelia pagi ini, hanya tiba-tiba saja dia mendengar kejadian kurang mengenakkan menimpa putrinya, Zalikha. Sehingga dia pun bergegas menghubungi Sarah agar segera bersiap-siap, menunggunya kembali ke rumah dan menjemputnya untuk menjenguk Zalikha di Rumah Sakit. “Ayah!” Aksa langsung memeluk Zalikha yang kini terbaring di ranjang, putri semata wayangnya itu menangis sedih di dalam pelukannya. “Sudah, tak apa. Terima kasih kamu baik-baik saja, Sayang!” ucap Aksa membelai rambut Zalikha deng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD