Sikap Mertua.

1131 Words

Aksa masih tak percaya dengan yang dia lihat di jalanan tadi, dia yakin jika itu Ara. Hanya saja kenapa dia jadi liar begitu, jelas dia melihat anak sambungnya menggoda lelaki lain dengan pakaian minim dan sikap genit. “Dia sudah bukan tanggung jawabmu, Aksa, untuk apa dipikirkan!” tukasnya menggeleng keras. Kembali pada niatnya yang bermaksud menjemput Kamelia, Aksa merasa hatinya ceria lagi. Reno sudah memberikan bayarannya untuk fee projek pertamanya, dan nilainya lebih dari cukup dari yang dituntut oleh Fatya. “Tunggu aku, Sayang!” gumamnya dengan wajah cerah. Tapi begitu sampai di sana, dia melihat adanya mobil jeep Rubicon hitam terparkir di halaman rumah. Keningnya oun berkerut dalam disertai perasaan tidak enak merayapi hatinya. “Siapa?” gumamnya, untuk pertama kalinya hatiny

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD