“Apa yang kamu pikirkan, Kamelia? Bagaimana kalau mereka itu jahat dan melakukan sesuatu yang mengerikan sama kamu!?” Kamelia tertunduk, dia memaklumi jika Aksa pasti akan akan marah dengan apa yang dilakukannya. “Harusnya kamu bilang saja jadi kita bisa memeriksanya bersama-sama!” tukas Aksa lagi, dengan perasaan yang campur aduk di dadanya. Marah, kesal tapi juga khawatir setengah mati mengingat apa yang dilakukan istrinya itu. Aksa mengetahui jika Kamelia pergi ke tempat di mana mereka bertemu dengan anak jalanan itu, dia bisa mengerti jika mungkin Kamelia sedang berusaha mencari Ferdy tanpa ingin membuatnya cemas. Tapi Aksa tak menyangka jika Kamelia nekad pergi ke tempat asing seperti tadi, entah apa yang terjadi jika saja Max tidak sigap mengikutinya. “Maaf, Mas, maafkan aku!” u

