Keluarga Abimana di ambang kehancuran karena baik Tuan dan Nyonya sama-sama memiliki pasangan idaman lain masing-masing. Aksa pulang menjelang tengah malam, sementara Sarah tiba lebih awal, karena takut jika suaminya itu pulang lebih dulu ke rumah. Nyatanya Aksa justru pulang dengan sangat terlambat. “Darimana kamu, Mas? Jam segini kok baru pulang!” tukas Sarah menyambutnya di ambang pintu. Aksa yang baru tiba pun secepatnya mengulas senyum lebar sambil merangkul bahu istrinya itu. “Tadi temanku mengajak nge-gym, aku ke sana dulu jadinya!” jawabnya. Sarah mengerutkan kening mendengarnya. Tidak biasanya Aksa mau olahraga lagi, padahal terakhir kali dia bilang malas dan sudah tak punya tenaga untuk memeras keringat semacam itu. “Teman kamu yang mana? Tumben kamu mau nge-gym lagi!” ujar

