Kesibukan Aksa, Kamelia dan juga Max terlihat begitu kentara. Mereka bersiap menyambut klien penting dari Dubai dengan persiapan matang, dan hari ini mereka bersiap menuju bandara untuk menyambutnya. “Jika ada yang tidak kamu mengerti, maka tanyakan saja padaku!” tukas Max. Kamelia mengangguk mengiyakan. Dia sendiri sudah diberi banyak tugas oleh Aksa, dibantu oleh Max karena ini adalah pengalaman pertamanya. “Kamelia,” Mereka menolehkan pada Aksa yang datang dari arah lain, Max pun mengangguk memberi salam kemudian berpamitan pergi. Aksa datang mendekat, melihat ke arah perginya Max. Setelah dirasa tidak ada orang, barulah dia merapat dan meraih pinggang Kamelia. “Mas! Jangan!” bisik Kamelia seketika panik dan mendorong Aksa menjauh. Aksa melihat sekeliling mereka, suasana lorong l

