Kontraksi.

1112 Words

Ara cemburu pada Zalikha yang begitu dimanjakan dan diberi perhatian penuh oleh Daylon, dan tentunya dengan kehamilan Zalikha, kasih sayang dan rasa cinta Daylon akan semakin besar. “Apa, apa? Apa yang harus kulakukan?” geramnya, gemas sambil berkacak pinggang. Tapi saking kerasnya dia berpikir, membuat dia stres sendiri. Perlahan terkoneksi pada bayi yang ada di dalam perutnya. Ara yang sedang sibuk memikirkan rencana menggagalkan kehamilan Zalikha, tiba-tiba terpaku diam dengan mata melotot menatap lantai. “Perutku! Ah!” keluhnya. Mulas dan kram, perut nya seolah mengeras dan kaku. Ara meringis, dia duduk untuk menenangkan diri, berpikir jika ini mungkin kontraksi palsu seperti yang sudah-sudah. “Tenang, nanti juga reda!” ucapnya seraya mencoba mengatur nafas dan tetap tenang. Ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD