Zalikha Marah.

1104 Words

Daylon menoleh pada keponakannya itu dengan rahang mengeras. “Darimana saja kamu? Istri kontraksi tapi kamu malah keluyuran nggak jelas!” bentaknya, suara baritonnya yang dingin dan tajam seketika membuat orang-orang di sekitar mereka menoleh kaget. “Mas, tenanglah!” ucap Zalikha menyentuh d**a suaminya itu untuk menenangkannya. Daylon pun mengerjap dan mendengus, namun rupanya suara lembut Zalikha memang selalu berhasil meredakan kemarahannya. Hugo yang melihat itu pun hanya bisa terdiam, bukan karena sadar akan kesalahannya, tapi dia juga memalingkan wajahnya dari pemandangan hangat Daylon dan Zalikha. Dia memilih untuk diam meski ingin sekali membalas ucapan Daylon tersebut, lalu beralih duduk di kursi besi yang ada disitu. Tapi Daylon rupanya belum puas melampiaskan kekesalannya,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD