Menyesuaikan Diri.

1115 Words

Kamelia merasa terharu karenanya. “Iya, Mas, aku doakan semoga keberuntungan selalu membersamaimu. Sehat selalu dan diberi limpahan rejeki!” tuturnya. “Aku merasa menjadi bocah yang sedang ulang tahun!” kekeh Aksa, memecah rasa haru di antara mereka, tak ingin mendengar Kamelia dalam mode sedih begitu. “Apa perlu aku ke situ?” tanya Aksa lagi, tak urung dia pun ikut merasa sedih dan rindu istrinya. Kamelia terdiam sejenak. “Nggak usah, Mas, fokus saja kamu bekerja biar kita bisa kumpul lagi secepatnya!” jawabnya meski hatinya meronta ingin agar Aksa datang dan memeluknya. Aksa pun menghela nafas berat, pasrah pada keadaan mereka saat ini. “Baiklah, sampaikan salamku pada Ibu, Sayang,” ucap Aksa yang dijawab dengan anggukan Kamelia. “Kamu masih pegang uang cash?” tanya Aksa lagi, cema

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD