Tiga orang yang sedang memacu birahi di dalamnya pun terkejut bukan kepalang karenanya, mengira jika ada polisi yang sedang melakukan razia. Dua pria itu buru-buru memungut pakaian mereka dan lari dari situ, meninggalkan wanita yang terkesiap dan kaget melihat adanya Aksa, pria yang diciumnya di parkiran kemarin. Dia tak mempertimbangkan adanya Kamelia yang sudah menatapnya dengan nafas memburu. “Dasar murahan!” teriak Kamelia, serta merta dia memburu pada wanita itu dan langsung menjambak rambutnya. Aksa terkekeh geli melihatnya, ikut puas melihat bagaimana Kamelia mengamuk melepaskan kemarahan dan hormon kehamilannya yang sensitif pada sasaran yang tepat. “Tolong! Hentikan! Aku hanya disuruh dan dibayar untuk melakukan itu! Ampun!” teriak wanita itu, yang rambut dan wajahnya sudah ber

