Zalikha manggeleng. “Tidak usah, Bu, nggak apa-apa. Mungkin dia ke sini hanya untuk menjenguk saja!” katanya. Bu Susan terdiam kemudian mengangguk mengiyakan Setelah berpakaian, Zalikha tersenyum. Bergegas keluar dari kamar untuk menemui Sarah. Bu Susan yang merasa cemas akan keadaan majikannya itu pun merasa harus menemaninya. “Nggak apa-apa Bu ,nanti kupanggil jika dibutuhkan!” ucap Zalikha ketika mereka hanya tinggal beberapa langkah dari ruangan di mana Sarah sudah duduk menunggunya. Bu Susan menatapnya dengan cemas kemudian mengangguk mengiyakan saja. Tapi dia tidak lbsepenuhnya pergi dari situ dan memutuskan untuk mengawasi Zalikha dan Sarah dari jauh. Sarah yang melihat kedatangan anak sambungnya pun tersenyum lebar lalu cepat beranjak berdiri dan menyambutnya. “Zalikha, ken

