“Ferdy, apa benar kamu masih hidup, Nak?” lirihnya penuh kesedihan. Aksa tidak mau sesuatu terjadi pada Kamelia di luar penjagaannya, maka dari itu dia memerintahkan Max untuk mengawasi dan mengikuti kemanapun istrinya pergi. Seperti hari ini, Kamelia terlihat hendak pergi entah ke mana. Aksa yang sedang berada di kantor, mengerutkan kening melihat titik merah yang menandakan posisi Kamelia bergerak keluar dari rumah Abimana. Dilihat dari kecepatannya, sepertinya dia menggunakan kendaraan dan melaju pergi dengan cepat meninggalkan rumah. “Max, jangan sampai lolos!” perintahnya melalui panggilan telepon. Aksa pun segera beranjak dari kursinya, dia tak mau berdiam diri saja menunggu hasil penyelidikan anak buahnya itu. Mengikuti ke mana posisi Kamelia pergi, Aksa mengemudi dengan kecepat

