Bersama Randy yang lebih seperti pengawal baginya, Sarah pergi menuju ke sebuah dealer mobil yang dikatakan sebagai tempat kerja Aksa. Dengan membawa tas mahal, baju yang menampakkan lekuk tubuhnya serta tak lupa perhiasan berlian mewah menjadi pelengkap aksesorisnya. Dia terlihat bersemangat dan tak sabar untuk segera muncul di hadapan mantan suaminya itu. “Kamu yakin dia kerja di sana, ya ‘kan? Jadi apa katanya?” tanya Sarah. “Iya, kurang jelas dia kerja di bagian apa, yang jelas dia sudah bukan Abimana yang dulu seorang CEO!” ujar Randy. Sarah tertawa puas mendengarnya, dia sudah menyiapkan kata-kata ejekan yang akan merendahkan Aksa dan membuat pria itu malu di hadapan semua orang. Maka begitu sampai di sana, Sarah langsung bersiap dan sibuk memeriksa riasannya yang tebal dan glamor

