Pembalasan Sarah.

1091 Words

Aksa langsung memeluk erat Kamelia begitu tiba di rumah, mencium keningnya sambil mengucapkan rasa syukurnya karena sudah lepas dari Sarah. Meski dia harus kehilangan sebagian besar hartanya demi mengabulkan permintaan Sarah. “Tak apa, Mas, kita akan baik-baik saja!” ucap Kamelia tersenyum haru sambil membelai wajah Aksa. Aksa memegang tangannya dan menciumnya mesra. “Sekarang aku bukan lagi seorang CEO, aku juga hanya memiliki beberapa aset yang bisa aku jual untuk membangun kembali perusahaan,” tutur Aksa, terdengar rendah diri dan malu di hadapan Kamelia. “Aku juga gagal mempertahankan rumah yang seharusnya menjadi milik Zalikha!” lanjut Aksa tergugu, dia terduduk dan menangkup wajahnya. Helaan nafas berat dan dalam yang dilakukannya mencerminkan rasa ketidakberdayaannya saat ini.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD