Daylon kembali bersama Bu Ratih dan semua pegawai dari rumah Abimana, mereka menangis pilu dan mengadukan semuanya pada Aksa dan Zalikha. “Seperti yang kalian tahu, aku sudah kalah dan Sarah mengambil alih semua hartaku. Maaf karena kalian terkena imbasnya!” ucap Aksa dengan kepala tertunduk dalam. Ratih menatanya dengan sedih, tak menyangka jika keluarga Abimana yang sudah diikutinya selama belasan tahun harus mengalami masa terpuruknya seperti ini. “Bu Ratih, terima kasih sudah bertahan sampai akhir bersama yang lainnya juga. Kalianlah pemilik sebenarnya dari rumah itu, bukan aku maupun Ayah!” ucap Zalikha menggenggam erat tangan kepala asisten rumah tangganya itu, dan juga merupakan sahabat dekat ibunya. “Kami bangga bisa bersama kalian selama ini, kita sudah dianggap keluarga dan

