Suasana rumah menjadi canggung dan tegang dengan adanya Ara di sana, Kamelia mencoba bersikap ramah sambil berharap Zalikha dan Daylon segera pulang dan menjadi penengah. “Ayah nggak nanyain kabar ibu? Dia lagi sakit juga, lho!” ujar Ara ketika mereka duduk di ruang tengah. Hugo melotot ke arahnya, memberi teguran halus agar istrinya itu tidak mencari keributan di rumah orang. Tapi Ara malah membuang muka dan mengabaikannya, berpura-pura asik bermain dengan Aruna. Kamelia seketika tegang di tempatnya, dia tahu Ara pasti akan mencoba menyerangnya terus-menerus dengan berbagai sindiran halus. “Dia punya banyak teman laki-laki yang akan menjaganya, kenapa Ayah harus peduli? Situasinya jadi adil, ‘kan!” sahut Aksa mengejutkan. Kamelia dan Hugo langsung terdiam, mereka bisa melihat wajah A

