(++) Obat Penyembuh.

1121 Words

Aksa mengerang ketika tangan lentik Kamelia memainkan miliknya, membelai dan sesekali meremas lembut sehingga benda itu pun perlahan bangun dan mengeras. “Ah, Sayang .…” Kamelia tersenyum, dia menekan bahu Aksa yang hendak bangun. “Biar aku yang melayani kamu, Mas. Aku harap ini akan menjadi obat penyembuh untuk kesehatanmu!” ujarnya seraya terkekeh dengan ucapnya sendiri. Aksa tersenyum. “s*x adalah obat terbaik untuk penyakit apapun, jika diberikan dengan sepenuh hati!” tambahnya yang kontan membuat Kamelia terbahak. Kamelia lalu duduk di pangkuan Aksa, yang lalu membantunya membuka pakaian satu persatu. Saling mengerling dan melempar senyum satu sama lain dengan tenang. Kamelia mendekat dan melabuhkan ciuman mesra di bibir Aksa, selagi tangannya membuka kaos yang dipakai suaminy

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD