Tak mau terburu-buru, Aksa pun pamit pulang setelah mengantar Kamelia dan Fatya pulang ke rumah Fatya. Dia memerintahkan Max untuk membantu acara pengajian yang akan dilaksanakan nanti malam, tapi Fatya menolak. “Untuk ini saja nggak perlu merepotkan Max segala, biar Ibu yang lakukan!” ujar Fatya tersenyum simpul. Aksa tersenyum pada Kamelia yang juga tengah melempar senyum padanya. “Iya, Max sudah terlalu banyak direpotkan sama kami, jadi untuk hal kecil seperti ini, biar kami yang atasi!” kata Kamelia. Aksa mengiyakan, dia menoleh pada Max yang lalu mengangguk berpamitan lebih dulu. “Jika kamu butuh sesuatu, katakan saja. Jangan terlalu lelah juga, Sayang!” ucap Aksa seraya mengusap rambut Kamelia. Kamelia mengerling malu ke arah Fatya yang tersenyum melihat keduanya. “Iya, Ibu

