Konspirasi Ibu dan Anak.

1136 Words

Sedang dia termangu dengan perasaan kesal dan marah campur aduk, terdengar suara bel berbunyi di depan sana. Sarah pun termangu dengan kening berkerut dalam. “Siapa?” gumamnya. Sejak dia sakit kemarin, bahkan Randy tidak datang menjenguknya dengan alasan sibuk banyak pasien di tempat pijatnya. Dan kali ini Sarah berpikir jika itu mungkin Randy yang datang menjenguk dan meminta maaf padanya. “Sebentar!” sahut Sarah ketika bel pintunya kembali berbunyi. Sedikit tergopoh-gopoh, senang karena akhirnya kekasih mudanya itu datang, Sarah berjalan menyeret kakinya yang masih lemas itu menuju pintu. Tanpa memeriksa dulu siapa yang ada di luar sana, dia langsung membuka pintu begitu saja. “Randy–eh, Ara?!” tukasnya kaget mendapati putrinya lah yang justru berada di luar. Ara mendengus melihat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD