138. Juned & Citra Menikah

2000 Words

Siang itu udara di Kantor Urusan Agama terasa berbeda. Biasanya tampal tenang oleh formalitas, kini hangat oleh derap langkah dan bisik doa dari mereka yang datang membawa harapan. Juned berdiri tegak di antara kedua putrinya, sosoknya yang biasanya akrab dengan seragam biru penuh oli kini terbungkus rapi dalam jas hitam mengilap. Kemeja putihnya begitu bersih, hampir menyilaukan. Peci hitam di kepalanya sedikit miring, dan Nara, putri sulungnya, dengan telaten merapikan posisinya. "Papa sudah tampan," ucap Nara, jari-jarinya merapikan kerah kemeja ayahnya. Matanya berbinar, ada haru yang disembunyikan di balik senyum lebar. "Akhirnya aku bisa hadir di pernikahan Papa." Juned tertawa, suarara beratnya menggetarkan d**a. "Ada-ada aja kamu." "Ya, kan waktu nikah sama Mama dulu kita engga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD