Calista menutup pintu balkon dengan pelan, memastikan suara dari luar apartemennya tidak mengganggu. Pagi yang cerah itu terasa menipu di balik kekhawatiran yang menggelayut di dadanya. Bima masih sibuk di balik pintu kamar mandi dan dia yang masih penasaran dengan masalah Bima dan Juned, nekat menghubungi kekasih ibunya itu. Dengan napas sedikit tertahan, dia menekan nama 'Bang Juned' di layar ponselnya dan menempelkannya di telinga, menunggu dering yang terasa panjang. "Halo?" Suara Juned yang serak dan langsung terdengar di seberang. "Bang, ini Cali. Aku harus tahu, apa yang sebenarnya terjadi kemarin? Kenapa Bima bisa meledak seperti itu?" tanyanya dengan suara yang berusaha tenang meski jari-jarinya memelintir ujung kimono tidur yang dia kenakan. "Dia belum cerita sama kamu?" "Dia

