75. Tiga Kata dan Pemberian Pertama

1528 Words

Bima menyandarkan tubuh pada kap mobil yang baru saja selesai diperbaikinya, napasnya sedikit tersengal. Tangannya yang penuh corengan oli mengusap peluh di dahinya, meninggalkan jejak kehitaman di kulit. Bau bensin dan logam panas memenuhi udara di sekitarnya. "Ngopi, Bim," sapa Juned dari sudut bengkel, tubuhnya bersandar pada dinding sambil menghisap rokok hingga bara merah membesar. Bima melangkah lunglai, lalu menjatuhkan diri di kursi plastik yang masih terlihat baru. Dia mengambil cangkir kopi hitam yang sudah dingin dari meja, meneguknya dalam sekali tenggak, tak lagi peduli dengan rasanya yang pahit. "Sudah gak ada masalah kan?" tanya Juned, matanya mengamati Bima dari balik kepulan asap. Bima menggaruk pelipisnya, jari-jarinya yang kotor menekan kulit yang mulai keriput oleh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD