113. Kamu Punya Aku

1474 Words

Citra menghentikan mobilnya tepat di depan gerbang bengkel yang hanya terbuka selebar badan. Sunyi yang tidak biasa menyambutnya, tidak ada deru mesin, tidak ada denting perkakas, hanya keheningan yang hampir terasa berat. Melalui pintu kaca yang terbuka, dia melihat Juned sedang terduduk di sofa tunggu, kedua tangan membentuk sangkutan di sekitar cangkir kopi yang sudah pasti dingin. "Aku bawakan camilan," ucap Citra sambil melangkah masuk, mengangkat kantong kertas dari gerai cepat saji yang masih menguap aroma gurih. Juned menoleh, wajah lelahnya sedikit cerah. "Kebetulan sekali, aku sedang kelaparan." Citra meletakkan kantong itu di atas meja dan mulai mengeluarkan isinya, bungkus ayam goreng tepung, kentang goreng, burger, dan dua kaleng soda. Aroma asin dan berminyak segera menye

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD