Test DNA

2043 Words

“Apakah kau yakin bahwa Dominic adalah darah dagingmu?” sang kakek bertanya sekali lagi dengan wajah serius. ”Seharusnya gitu, Opa.” Sahut Bastian dengan tegas. ”Baiklah…” sang kakek menatap ke arah Adrian. “Tolong kondisikan, Adrian. Jangan sampai cicitkku jatuh ketangan yang salah. Dia harus hidup selayaknya keluarga Livingston. Dan perkenalkan dia dengan keluarga Livngston lainnya. Jangan sampai dia merasa bahwa dunia membencinya. Karena dia merasa tidak memiliki sanak saudara.” “Baik, Tuan. ‘ tegas Adrian. “Tugasmu besok adalah, memberikan sample untuk test DNA. “ perintah sang kakek kepada Bastian, dan pria muda nan tampan itu menganggukkan kepalanya. ”Kalaulah dia anakmu, apakah kau bisa menjelaskannya pada Shofia?” Tanya sang nenek tiba-tiba. “Kau sudah bertunangan, Bastian. A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD