Perselisihan

1965 Words

Malam itu terlihat Shania duduk termenung di depan monitor laptop, tanpa melakukan apapun. Sedangkan Dominic berada di dalam kamar bersama Hanan. ”Papa…apakah sebenarnya papa kandung Dom itu masih hidup?” Tanya Dominic tiba-tiba membuat Hanan menautkan dahinya. ”Apa yang membuat Dom berfikir begiitu?” Tanyanya penuh selidik. ”Dom pengen punya kelluarga yang lengkap, Pa. Bukan terpisah begini. Papa tidak boleh tidur satu kamar karena tidak menikah. Kenapa orang dewasa begitu sulit untuk menikah, Papa?” Tanya Dominc lagi dengan polos. ”Bukan sulit untuk menikah, hanya saja ada beberapa faktor yang membuat orang dewasa itu nyaman hidup seperti sekarang. Yang penting Dom punya mama, dan ada papa Hanan. Apakah papa dan mama menikah, yang terpenting kami akan selalu ada untuk Dom apakah Dom

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD