Siuman

1562 Words

Pagi itu, terlihat Bastian tengah menggenggam tangan Shania yang tengah terbaring lemah dengan selang infus dan peralatan medis lengkap di tubuhnya, genggaman tangan itu seolah memberikan kekuatan bagi Shania yang tengah mengalami koma. Setahun sudah, Bastian terus menunggu Shania yang masih tak sadarkan diri paska kecelakaan. Bahkan Bastian memilih tidur di rumah sakit demi bisa menemani sang pujaan hati. Wanita yang telah berhasil memberikan dia keturunan yang sanga luar biasa. ”Akhh!” Sebuah suara lemah nyaris tak terdengar, tapi nyataya mampu membuat Bastian yang tadi tertidur dan merebahkan kepalanya di atas bed pasien seketika terbangun. ”Sayang…kamu udah siuman?” Bastan bangkit dan menggenggam tangan yang telah setahun ini tak memberikan reaksi apapun. Air mata pria tampan itu a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD