147. Seperti Enggan Melepaskan-2

958 Words

"Tidak pernah." Abby menggeleng. "Tapi jika mereka ingin bertemu dengan anak-anak, kami akan janjian ke satu tempat untuk bertemu. Damian tidak mau mereka menginjak rumah ini lagi." Ia menjeda hanya untuk mengembuskan napas pelan. "Audrey juga sudah tidak mau lagi menginap di rumah mereka setelah kejadian itu." Rene mengembuskan napas panjang. "Sangat disayangkan apa yang telah mereka perbuat." Matanya berkaca, tapi ia menahan. "Kejadian itu membuat hubungan dua keluarga menjadi putus." Abby tidak berkomentar. Ia hanya menunduk, memandangi tangannya di pangkuan. Dulu ia orang baru di keluarga ini. Sekarang ia bagian dari mereka. Tapi masa lalu tetap masa lalu. "Kau tahu, Abby." "Apa, Ma?" "Dylan." Rene mencondongkan tubuh, suaranya berbisik, seperti sedang berbagi rahasia. "Dia sudah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD