143. Wanita Menyebalkan-2

634 Words

"Aman, Sayang." Suara Damian tenang. "Aku sedang minum kopi." "Oh, oke." Abby mengganti panggilan suara menjadi video. Layar ponsel menampilkan wajah Damian, kemeja putih, dasi biru, latar belakang coffe shop yang hangat. "Hai," sapa Abby. Damian tersenyum. "Hai." "Aku akan perlihatkan Suri, ya." Abby mengarahkan ponsel ke arah arena. Suri berdiri di barisan paling belakang, agak kaku, tapi matanya serius mengikuti gerakan pelatih. Rambutnya yang diikat dua bergoyang setiap kali ia melompat. "Dia lucu." Damian tertawa. "Kaku, tapi lucu." Abby ikut tertawa. "Ya, benar." "Kau tidak ajak Tristan?" tanya Damian. "Tidak, aku tinggalkan dia di rumah." Abby menghela napas. "Aku tidak tahu berapa lama di sini. Khawatir dia tidak betah." "Oh, begitu." "Baiklah, sudah dulu." Abby menatap l

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD