Sebuah Pilihan-3

521 Words

Damian menangkap tangan itu, mencium telapak tangannya, lalu menekannya di atas jantungnya sendiri. "Buktinya ini," bisiknya. "Sejak kamu datang, semuanya berubah. Suri, Aidan, Audrey ..." Ia menjeda, matanya menatap Abby lekat. "Aku." Abby diam. Jari-jarinya yang di d**a Damian, bergerak, menyentuh kancing kemeja yang sudah terbuka. "Mungkin memang ada sihir," ucapnya pelan. "Tapi bukan aku yang punya." Matanya naik, bertemu dengan sepasang mata Damian. "Kamu yang memulainya, Dam. Sejak pertama kali kamu membuka lowongan pekerjaan untukku." Damian tersenyum. Ia menunduk, mencium kening Abby, lalu pelipisnya, lalu pipinya. "Lalu kita sama-sama kena sihir, ya?" "Tampaknya begitu." Abby membalas pelukannya, membenamkan wajah di d**a Damian. Di ruangan yang sunyi itu, dengan cahaya lampu t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD