Sebuah Pilihan-2

716 Words

Audrey menatap ayahnya, memastikan. "Tapi Abby sudah menjadi bagian dari Suri dan Daddy, Nak." Ada kelembutan di sana yang jarang Damian tunjukkan. "Dia nggak akan pernah menggeser posisi Mommy, karena Abby punya tempat sendiri di hati Daddy. Kamu harus percaya itu, Sayang." Audrey mengangguk cepat, lalu dia memeluk ayahnya. "Aku tau, Dad." *** Pintu kamar terbuka, Damian melangkah masuk, matanya langsung mencari. Abby sudah duduk di tepi ranjang, rambut tergerai, kimono merah marun melingkar di bahu, tangan di pangkuan. Damian menutup pintu di belakangnya, bunyinya terdengar pelan di ruangan yang sunyi. "Aku ke kamar Suri tadi." Ia berjalan mendekat, langkahnya pelan di atas karpet tebal. "Dan kamu sudah nggak ada di sana." Abby mengangkat wajah, menatap Damian dengan ekspresi pol

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD