101. Instruksi-2

1205 Words

Para petugas berangkat lebih dulu setelah briefing. Satu per satu meninggalkan rumah dengan mobil berbeda, menyebar, tidak mencurigakan. Di ruang tamu, hanya tersisa petugas yang bertugas memantau komunikasi, beberapa anggota keluarga, dan Damian yang masih berdiri di dekat meja, memegang koper hitam itu. Satu jam. Tidak ada telepon. Damian duduk, berdiri, duduk lagi. Dylan meletakkan tangan di pundaknya, menekan pelan. Damian menoleh, menghela napas, tapi tidak bicara. Ponsel berdering. Damian mengangkat cepat. Kepala petugas memberi kode. Damian menjawab. "Halo?" Suaranya serak. Suara dari seberang, terdistorsi seperti kemarin. "Sudah Anda siapkan?" "Ya." "Baik, kita—" "Tunggu." Damian memotong. Sebentar. "Ya?" "Aku mau lihat putriku." Rahang Damian mengeras. "Aku mau lihat kea

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD