113. Demi Kebaikanmu, Abby-2

907 Words

Desi sudah mulai membaik. Wajahnya tidak sekusam beberapa hari lalu, matanya tidak sekosong itu. Dalam beberapa hari, dokter mengatakan ia sudah diperbolehkan pulang. Tapi kabar tentang Irwan yang tertangkap membuatnya kembali drop. Tubuhnya yang mulai pulih, kini lemas lagi. "Tadi aku bertemu Abby." Suara Yulinar pelan. Desi menoleh. Matanya berbinar sekilas. "Lalu? Mana dia? Kenapa tidak ke sini?" Yulinar menghela napas. "Dia sama suaminya." Ia memilih kata-katanya. "Sepertinya suaminya melarang dia menemuimu." Ia menatap Desi. "Aku yakin dia juga sudah tahu kabar tentang Irwan." Jeda. "Dan dia tidak peduli." Desi menunduk. Tangannya yang kurus menggenggam ujung selimut. Pintu terbuka. Seorang pria masuk, jaket hitam, wajah datar, tidak tersenyum. Yulinar mengenalnya. Orang suruhan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD