Ares melumat bibir Aurel sedikit liar tangannya bahkan mengelus punggung Aurel yang kini memang polos karena tidak ada kain yang menutupinya. Tubuh Aurel bahkan gelisah saat tangan Ares turun dan meremas pntatnya. Aurel bahkan berani menyentuh milik Ares yang ternyata sudah menegang, dan dia sangat bangga akan itu. Ares tiba-tiba melepaskan ciumannya ketika Aurel menyentuh miliknya, entah kenapa dia menjadi mengingat Rena karena setiap Ares dulu menciumnya, Rena selalu mempermainkan miliknya sehingag dia duku semakin merasa berg4irah. "Sudah cukup, kita ada di butik. Ganti gauu dengan benar, aku tidak suka saat pernikahan kau memakai ini." Kata Ares yang akhirnya keluar dari kamar ganti. Meskipun tadinya Aurel sedikit kecewa karena Ares menghentikan ciuman ya, nakun dia tidak masalah,

