Bab 192 Hasrat Liar Sang Penari

1835 Words

Dua puluh tahun kemudian. "Bersiaplah Selena, setelah ini giliranmu." Kata Bram, pria yang merekrut wanita cantik ini menjadi penari baru satu bulan ini di Club milik Ares, hanya saja Ares sudah tidak begitu mengurusnya dan menyerahkannya kepada orang kepercayaannya. "Aku sudah siap sedari tadi." Kata Selena yang di angguki oleh Bram. Selena menghela nafas panjangnya. "Ayo kumpulkan uang yang banyak untuk ibu dan adikmu. Selena." Gumam Selena menyemangati dirinya sendiri. ***** Di tempat duduk yang lain, Terlihat tiga pria tampan sedang santainya menyesap rokoknya. Tak lama para wanita datang menghampirinya dan memeluk mereka dan duduk bersama mereka. "Kau seharusnya duduk di sini," kata Leo dengan santainya berbicara dengan Elena sambil menunjuk di atas pahanya yang membuat Elena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD