Bab 185

1012 Words

Beberap bulan kemudian, Olive yang merasakan perutnya sedikit kram akhirnya terduduk di atas ranjang. Dia sedikit meringis namun masih bisa tertahan. "Ada apa, Sayang? Perutnya mulas lagi?" Tanya Zio yang terkejut dan langsung menghampiri istrinya saat dia masuk ke dalam kamar. "Hm, mungkin kontraksi palau seperti waktu itu." Kata Olive yang tidak begitu khawatir. "Mau aku ambilkan air?" Tanya Zio yang mendapatkan gelengan dari Olive. "Tidak, Sayang. Ak— awh "Olive— "S-sepertinya aku ingin melahirkan." Kata Olive terbata, dia bahkan meremas dengan keras tangan suaminya karena merasakan perutnya sangat sakit terus menerus. "A-apa?" Zio sendiri menjadi panik. "L-lalu aku hafus apa?" Tanya Zio yang mendapatkan cubitan dari Olive. "Bawa aku kerumah sakit. Zio!" Teriak Olive karena ke

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD