Bab 261

1114 Words

"Apa kau ingat ciumanmu, aku bahkan masih sangat mengingatnya." Ucap Erick. "Erick, minggirlah, aku takut Lucas akan melihat kita dan kita akan terlibat masalah." Kata Eliza yang masih berusaha mendorong Erick namun Erick sama sekali tidak bergeming dan bahkan memeluknya dan semakin menghimpitnya ke tembok. "Apa kau terlalu lama menunggu sampai kau menghilangkanku dari hatimu dan menyukai pria lain, Eliza." Ucap Erick yang membuat Eliza terkejut, jantungnya bahkan berdetak dengan cepat karena Erick mengetahui jika dia pernah menyukainya. "A-apa maksutmu." Kata Eliza. "Aku menyukaimu, bukan hanya suka. Tapi aku mencintaimu bahkan sedari dulu saat kita satu kampus, aku menyukaimu tapi tentu saja kau sangat sulit di gapai karena kau adalah anak orang kaya, sedangkan aku?" "Aku mengatakan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD