Awal Kehancuran

1106 Words

“Mas Elang mau kemana?” “Malam ini aku ijin lembur di kantor bersama Dhafi. Nanti boboknya di temani sama Dinda dan duo bocil.” “Memangnya kerjaannya nggak bisa dikerjakan besok?” “Pekerjaannya akan di buat meeting besok pagi. Jadi malam ini harus selesai.” Arumi masih memeluk lengan sang suami. “Nanti malam kalau Rumi kebangun gimana?” Elang tidak bisa menjawab. Semenjak hamil istrinya pasti akan terbangun saat jam 2 malam. Arumi tidak akan bisa tidur kembali jika dia tidak mengelus punggungnya. “Mas Elang gak papa kok kalau mau lembur. Nanti Rumi kalau kebangun ‘kan bisa peluk Rafa.” “Maaf ya, Sayang. Aku benar-benar harus lembur malam ini.” “Iya, Mas ku Sayang. Nanti ‘kan Rumi tidurnya ramai-ramai sama para bodyguard.” “Apartemen ku baunya macam-macam makanan. Ditambah lagi rua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD