FRAGMEN

3029 Words

Lift berhenti. Pintu terbuka ke koridor yang tenang, berkarpet tebal dan wangi pendingin ruangan yang khas apartemen premium. Bintang melangkah lebih dulu, menahan pintu unitnya, mempersilakan Helia masuk. “Assalamu’alaikum,” ucap Helia. “Wa’alaikumussalam,” jawab Bintang. Pintu unit tertutup nyaris tanpa suara, keramahan hunian itu menyapa lembut. AC yang berembus halus dan tak menyebarkan bau apak, lampu-lampu dengan sinar hangat yang menyala stabil, serta aroma lembut diffuser yang memberi kesan bersih tanpa intensitas yang menyengat. Helia melepas sepatunya sambil memperhatikan sekeliling. Bintang meninggalkan foyer duluan. Ia melipat selimut tipis di ruang tengah, memindahkan sweater dari sandaran sofa ke keranjang laundry, lalu mencuci gelas yang tergeletak sendiri di meja makan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD