MENGENAL

1364 Words

“Ateu ngga ngambek Mamang ngga gembul lagi?” tanya Bintang ke Ical—pamannya—sambil melirik piring makan yang isinya sekarang didominasi protein dan sayur. “Coba aja ngambek, Mamang lebih ngambek lagi!” sahut Ical. “Eleuh, aya naon atuh, Mang?” goda Bintang. Ical diam saja. Ia mulai sibuk menyuap makanannya. “Maneh mau bunuh diri?” tanya Hasan—paman Bintang lainnya—ke Ical. “Jangan sembarangan diet maneh, heh!” sentaknya kemudian. “Nasi mana nasi?” “Urang datang ke dokter gizi, ngga asal-asalan!” Ical membela diri. “Protein dan sayur heula, baru nasi teh menyusul.” “Nasi doang yang nyusul? Bikin onigiri?” tanya Hasan lagi. “Sama lauk boleh, asal ngga berlebihan.” “Maneh sakit?” Kenzo—paman Bintang selanjutnya—menyusul tanya. “Kok kurusan?” “Sakit jiwa! Urang sakit jiwa! Naha sih ri

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD