Pesawat mendarat di Bandara Internasional John F. Kennedy dengan halus, mengakhiri perjalanan bulan madu Belle dan Kevynn yang penuh gairah sekaligus pengenalan diri. “Welcome home," bisik Kevynn sambil meraih tangan Belle yang dingin. Belle tersenyum kecil. “Aku merindukan Kei.” Kevynn mengangguk, tapi dalam hati, dia tahu—Belle bukan hanya memikirkan Keivan. Selama dua minggu di Eropa, dia mulai mengenal sisi lain istrinya. Belle adalah seorang wanita yang cemburuan, posesif, dan siap melakukan apa saja untuk melindungi apa yang dia anggap miliknya. Hal yang sama sekali tak terpikirkan oleh Kevynn karena sebelum menikah—Belle terlihat cukup cuek padanya. Dan sekarang, wanita itu mulai menampakkan karakter aslinya. Kevynn akan mulai beradaptasi dengan hal itu. * * * Hanya

