Hubungan Yang Rapuh

1904 Words

Seminggu berlalu, namun hubungan Kevynn dan Belle tampaknya selalu menghadapi konflik. Meskipun terkesan sepele tapi itu membuat Kevynn lelah. Kevynn menarik napas dalam-dalam, mencoba menenangkan diri di balik pintu kamar mandi yang terkunci. Di luar, suara Belle terdengar lagi—ucapan yang sama, nada yang sama, kecurigaan yang tak pernah berubah. [Kau tadi keluar dengan siapa?] [Kau tadi telepon dengan siapa?] [Kenapa tak mengajakku atau Keivan?] [Kau ingin bebas lagi seperti dulu?] [Kau bosan dengan kami?] Kevynn menghela napas. Sudah berapa kali dia menjelaskan bahwa itu hanya teman bisnisnya. Sudah berapa kali dia meyakinkan Belle bahwa tidak ada orang lain. Tapi setiap kata yang keluar dari mulutnya seolah menguap sebelum bisa dipercaya. "Baby, aku lelah," ujarnya akhir

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD