Bab 71.

2077 Words

Arda POV Sesi kedua dengan psikolog, Tifa meminta ikut masuk ke dalam ruang konsultasi. Kami masih di Bali, sementara Samudra sudah pulang setelah satu minggu. Awalnya adik iparku itu masih ingin berada di Bali, tapi, papih menghubungi dan meminta dia untuk pulang. Sedangkan aku dan Tifa masih ingin berada di sini beberapa hari lagi. Salah satu alasan karena sesi kedua ini, dan alasan lain karena kami masih ingin berusaha di sini. Aku sedang mencari rumah di Jakarta. Aku tidak mau kembali ke Jakarta dan tinggal satu rumah dengan orang tua. Bukan karena tidak mau sebenarnya, namun lebih karena aku ingin ada kebebasan. Bayangkan aku dan Tifa sedang berusaha membuat pedangku terhunus, lalu entah mama, papa, atau si embak mendengar kegaduhan kami di kamar. Kan tidak mungkin juga tidak be

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD